🔥 Pertolongan Pertama
Luka Bakar Ringan di Dapur dan Bengkel: Pertolongan Pertama yang Benar dan Mitos yang Harus Ditinggalkan
- Dinginkan dengan Air Mengalir
- Lepaskan dan Tutup
- Mitos yang Harus Ditinggalkan
- Kapan Harus ke Dokter?
Tersiram air panas di dapur, terkena knalpot motor, atau menyentuh mesin panas di bengkel adalah kejadian yang cukup sering terjadi. Pertolongan pertama yang tepat dapat mengurangi rasa sakit dan mencegah luka semakin dalam.
Dinginkan dengan Air Mengalir
Segera alirkan air bersih bersuhu biasa ke area yang terbakar selama sekitar 20 menit. Langkah ini membantu menghentikan proses pembakaran pada kulit dan mengurangi nyeri. Jangan gunakan es batu karena dapat merusak jaringan kulit.
Lepaskan dan Tutup
Lepaskan cincin, jam tangan, atau pakaian di sekitar luka sebelum membengkak, kecuali menempel pada kulit. Tutup luka secara longgar dengan kasa steril atau plastik wrap bersih. Jangan memecahkan lepuh.
Mitos yang Harus Ditinggalkan
Mengoleskan pasta gigi, mentega, minyak, kecap, atau ramuan lain pada luka bakar tidak dianjurkan. Bahan-bahan ini dapat menahan panas, mengotori luka, dan meningkatkan risiko infeksi.
Untuk nyeri, tanyakan kepada apoteker obat pereda nyeri dan salep yang sesuai.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis bila luka bakar luas, dalam, berwarna putih atau hitam, mengenai wajah, tangan, kaki, alat kelamin, atau sendi, akibat bahan kimia atau listrik, serta bila korban adalah bayi, anak kecil, atau lansia.