🦟 Penyakit & Pencegahan
Waspada Demam Berdarah di Musim Hujan: Gejala, Fase Kritis, dan Gerakan 3M Plus
- Gejala Demam Berdarah
- Fase Kritis yang Sering Terkecoh
- Tanda Bahaya
- Pencegahan dengan 3M Plus
Setiap musim hujan, kasus demam berdarah dengue cenderung meningkat di berbagai daerah di Indonesia. Penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti ini dapat berakibat fatal bila tanda bahayanya terlambat dikenali.
Gejala Demam Berdarah
Gejala umum meliputi demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, serta bintik merah di kulit. Gejala awal sering mirip penyakit demam lainnya, sehingga pemeriksaan ke fasilitas kesehatan penting.
Fase Kritis yang Sering Terkecoh
Saat demam mulai turun, sekitar hari ketiga hingga kelima, pasien justru dapat memasuki fase kritis. Pada fase ini dapat terjadi kebocoran plasma yang berbahaya. Banyak orang mengira pasien sudah sembuh karena demam turun, padahal perlu pemantauan ketat.
Tanda Bahaya
Segera ke fasilitas kesehatan bila muncul nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan gusi atau hidung, muntah atau BAB berdarah, lemas berlebihan, gelisah, tangan dan kaki dingin, atau jarang buang air kecil.
Cukupi cairan dan hindari obat pereda nyeri tertentu tanpa saran dokter karena dapat meningkatkan risiko perdarahan.
Pencegahan dengan 3M Plus
Menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air adalah inti 3M. Plusnya antara lain memakai obat antinyamuk, kelambu, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan memeriksa jentik secara berkala.